ANALISIS ASURANSI SYARIAH (TAKAFUL);

ANALISIS ASURANSI SYARIAH (TAKAFUL);
PT. Asuransi Takaful Keluarga (Sub-Representatif Office Boyolali)

MAKALAH

Diajukan guna memenuhi tugas UTS dalam mata kuliah
Lembaga Keuangan dan Perbankan Syariah

Disusun oleh:

Galuh Tri Pambekti (10390008)

 

Dosen:

M. Yazid Afandi

 

KEUANGAN ISLAM
FAKULTAS SYARI’AH DAN HUKUM
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN KALIJAGA
YOGYAKARTA
2013

Konsep asuransi Islam berasaskan konsep Takaful yang merupakan perpaduan rasa tanggung jawab dan persaudaraan antara peserta. Takaful berasal dari bahasa Arab yang berakar dari kata ”kafala yakfulu” yang artinya tolong menolong, memberi nafkah dan mengambil alih perkara seseorang. Takaful yang berarti saling menanggung/memikul resiko antar umat manusia merupakan dasar pijakan kegiatan manusia sebagai makhluk sosial. Saling pikul resiko inidilakukan atas dasar saling tolong menolong dalam kebaikan dengan cara, setiap orang mengeluarkan dana kebajikan (tabarru) yang ditujukan untuk menanggung resiko tersebut.

Asuransi syariah suatu pengaturan pengelolaan risiko yang memenuhi ketentuan syariah, tolong-menolong secara mutual yang melibatkan peserta dan operator.[1] Secara umum konsep asuransi merupakan persiapan yang dibuat oleh sekelompok orang yang masing-masing menghadapi kerugian kecil sebagai suatu yang tidak terduga. Apabila kerugian itu menimpa salah seorang dari mereka yang menjadi anggota perkumpulan itu, maka kerugian itu akan ditanggung bersama oleh mereka.

Dari pengertian asuransi tersebut dapat diketahui adanya tiga unsur pokok dalam asuransi yaitu bahaya yang dipertanggungkan, premi pertanggungan, dan sejumlah uang ganti rugi pertanggungan. Bahaya yang dipertanggungkan sifatnya tidak pasti terjadi. [2]Unsur ketidakpastian dalam perjanjian asuransi dipandang tidak sejalan syarat sahnya suatu perjanjian menurut hukum Islam. Akan terjadi bahaya yang dipertanggungkan resikonya terdapat ketidaktentuan demikian pula premi yang tidak seimbang.

Dalam prakteknya di Indonesia dibuat menjadi dua perusahaan yang terpisah, yaitu PT. Asuransi Takaful Keluarga (Asuransi Jiwa) dan PT. Asuransi Takaful Umum (Asuransi Kerugian). Kedua perusahaan perasuransian tersebut berada di bawah naungan PT. Syarikat Takaful Indonesia sebagai holding company dari kedua perusahaan tersebut. Pembentukan kedua anak perusahaan di bawah PT. Syarikat Takaful itu dikarenakan untuk mengikuti Undang-Undanng Nomor 2 Tahun 1992 tentang usaha perasuransian, dimana harus didirikan dan dioperasikan secara terpisah antara perusahaan asuransi umum atau kerugian dengan perusahaan asuransi jiwa atau keluarga sesuai dengan aturan-aturan umum kedua jenis atau bentuk asuransi syari’ah tersebut.

Produk-produk dalam PT. Asuransi Takaful Keluarga (Sub-Representatif Office Boyolali)

  1. Fulnadi (Takaful Dana Pendidikan)

Program asuransi dari takaful yang menyediakan pola penarikan dana yang disesuaikan dengan kebutuhan biaya pendidikan anak serta memberikan manfaat berupa pembayaran santunan kepada ahli waris apabila peserta mengalami musibah dalam masa perjanjian.

  1. Takaful Link Salam

Program asuransi jiwa berbasis unit link yang memberikan proteksi asuransi dan hasil investasi yang optimal

  1. Takaful Link Salam Hospital Plan (Rider)

Program tambahan dari Takaful Link Salam yang memberikan lindungan kesehatan melalui penggantian biaya perawatan di RS dan pembedahan yang disebabkan karena penyakit maupun kecelakaan.

 

v  ANALISIS PRODUK-PRODUK ASURANSI SYARIAH PT. Asuransi Takaful Keluarga (Sub-Representatif Office Boyolali)

Ada 3 produk unggulan dalam PT. Asuransi Takaful Keluarga (Sub-Representatif Office Boyolali) yang mempunyai manfaat berbeda-beda seperti yang sudah disebutkan di atas. Di sini penulis akan mengkaji lebih detail lagi terkait aplikasi dari setiap produk. Apakah produk dalam PT. Asuransi Takaful Keluarga (Sub-Representatif Office Boyolali) terindikasi adanya hal-hal yang tidak sesuai dengan syariat Islam atau sudah sesuai.

  1. Fulnadi (Takaful Dana Pendidikan)

Kepesertaan, Masa Perjanjian dan Cara Bayar:

  • Usia masuk peserta           : 18-60 tahun
  • Usia penerima hibah          : 0-13 tahun
  • Masa asuransi                    : 18-masa penerima hibah

Periode bayar:

  • Bulanan     : Rp 100.000,-
  • Triwulan    : Rp 250.000,-
  • Semester    : Rp 500.000,-
  • Tahunan    : Rp 1.000.000,-
  • Sekaligus   : Rp 8.000.000,-

Manfaat:

  1. Jika peserta panjang umur sampai akhir perjanjian anak sebagai penerima hibah mendapatkan:

ü  Tahapan saat masuk (TK,SD,SMP,SMA,PT) dan beasiswa selama 4 tahun di PT.

ü  Jika tahapan yang jatuh tempo tidak diambil atau diinvestasikan dan akan menambah beasiswa pada saat di PT

  1. Jika peserta mengundurkan diri, sebelum masa perjanjian berakhir peserta mendapatkan:

ü  Nilai tunai: seluruh dana direkening tabungan peserta yang berasal dari saldo tabungan dan bagian keuntungan atau hasil investasinya (mudlarabah)

  1. Jika anak sebagai penerima hibah meninggal sebelum seluruh tahapan diterima peserta ahli waris mendapatkan:

ü  Nilai tunai

ü  Santunan sebesar 10% manfaat takaful awal (premi tabungan x masa perjanjian)

  1. Jika peserta mengalami musibah dalam masa perjanjian polis bebas premi ahli waris mendapatkan:

ü  Santunan sebesar 50% manfaat takaful awal (jika meninggal karena sakit atau cacat tetap total karena kecelakaan) atau 100% manfaat takaful awal (jika meninggal karena kecelakaan)

ü  Nilai tunai

  1. Anak sebagai penerima hibah mendapatkan:

ü  Tahapan-tahapan saat masuk (TK,SD,SMP,SMA,PT)

ü  Beasiswa setiap tahun sejak peserta mengalami musibah sampai dengan 4 tahun diperguruan tinggi

  1. Jika setelah masa perjanjian berakhir dan masih dalam pemberian beasiswa di PT peserta mengalami musibah:

ü  Meninggal karena sakit atau cacat tetap total karena kecelakaan, ahli waris akan menerima nilai tunai

ü  Meninggal karena kecelakaan, ahli warisnya akan menerima nilai tunai dan santunan sebesar 50% manfaat takaful awal

ü  Penerima hibah akan tetap menerima beasiswa yang bersangkutan selama 4 tahun di PT

Analisis Penulis:

Pada produk Fulnadi, untuk kepesertaan, masa perjanjian dan cara bayar sudah sesuai. Begitu juga dengan periode bayar, jumlah dan periodenya sesuai dengan rata-rata kemampuan masyarakat saat ini, artinya tidak memberatkan. Dalam produk ini, anak atau penerima manfaat dan peserta atau pemegang polis mendapatkan manfaat secara utuh. Dikatakan secara utuh karena manfaat didapat dalam segala kondisi, seperti jika peserta panjang umur sampai akhir perjanjian, jika peserta mengundurkan diri sebelum masa perjanjian berakhir, jika anak sebagai penerima hibah meninggal sebelum seluruh tahapan diterima, jika peserta mengalami musibah dalam masa perjanjian, dan jika setelah masa perjanjian berakhir dan masih dalam pemberian beasiswa di PT peserta mengalami musibah.

Dengan demikian, maka tidak ada nasabah yang dirugikan, sekalipun nasabah tersebut tidak menyelesaikan pembayaran dalam masa perjanjiannya, uang dalam rekening akan kembali beserta dengan hasil keuntungan investasi. Ketika seorang nasabah mendapat musibah, yang kemudian disebut resiko, maka nasabah lain akan ikut menanggung. Inilah sederhananya konsep tabarru’.

Dalam PT. Asuransi Takaful Keluarga (Sub-Representatif Office Boyolali) mewajibkan nasabah menyisihkan beberapa prosen dari premi yang dibayarkan untuk hibah atau cadangan resiko. Sehingga dana bantuan itu sendiri jelas; dari dana cadangan resiko yang dibayarkan oleh masing-masing nasabah, keuntungan investasi dan dana hibah mandiri.

Dengan demikian, maka unsur riba dan hal-hal yang diharamkan syariat Islam tidak ada dalam produk ini. Untuk investasi dalam produk ini menggunakan akad mudlarabah. Penulis berpendapat, produk ini sangat bagus diikuti khususnya bagi orang tua/wali mengingat pentingnya pendidikan bagi anak. Karena produk ini menjamin pendidikan anak dari TK hingga PT.

  1. Takaful Link Salam

Usia masuk:

  • Peserta                   : 30hari-65 tahun
  • Pemegang polis     : 17-75 tahun

Cara bayar:

  • Reguler      : bulanan, triwulanan, semesteran (wajib debet rekening atau online payment), tahunan.
  • Sekaligus

Masa asuransi:

–          Minimal 5 tahun

–          Maksimal usia peserta + masa perjanjian – 70 tahun

Masa pembayaran kontribusi: sampai maksimum usia peserta 69 tahun

Kontribusi dasar:

  1. Regular:

–          Minimum kontribusi bulanan              : Rp 200.000,-

–          Minimum kontribusi triwulanan          : Rp 600.000,-

–          Minimum kontribusi semesteran         : Rp 1.200.000,-

–          Minimum kontribusi tahunan              : Rp 2.400.000,-

  1. Minimum kontribusi sekaligus

Kontribusi Top Up:

  • Kontribusi Top Up regular, sesuai dengan pilihan cara bayar: bulanan, triwulanan, semesteran dan tahunan.
  • Minimum kontribusi Top Up regular:

–          Kontribusi bulanan Rp 100.000,-

–          Kontribusi triwulanan Rp 300.000,-

–          Kontribusi semesteran Rp 600.000,-

–          Kontribusi tahunan Rp 1.200.000,-

  • Maksimal kontribusi top up regular adalah 3x kontribusi dasar
  • Kontribusi top up unreguler dapat dilakukan setiap saat dengan ketentuan minimal Rp 1000.000,- setiap melakukan top up
  • Minimal kontribusi perkuitansi untuk pembayaran regular adalah Rp 300.000,-

Jenis pilihan investasi:

  1. Istiqomah (pasar uang dan sukuk): investasi ini bertujuan memberikan perlindungan nilai pokok dan mempertahankan likuiditas yang tinggi dengan hasil investasi yang stabil dan tingkat resiko investasi yang rendah
  2. Mizan (balance): jenis investasi ini memberikan hasil yang menarik dan tingkat resiko investasi yang moderat
  3. Ahsan (balanced aggresived): investasi ini dalam jangka dalam panjang memberikan hasil investasi yang lebih tinggi, dengan tingkat resiko yang lebih tinggi pula, investasi ini cocok dengan investor yang sedikit agresif (risk taker)
  4. Alia (Aggresisive): investasi ini dalam jangka panjang memberikan hasil investasi yang tinggi dengan tingkat resiko yang tinggi pula. Investasi ini cocok dengan investor yang agresif (risk taker)

Benefit yang akan diperoleh:

ü  Manfaat hidup: akan dibayarkan dana investasi sebesar nilai aktiva bersih sesuai dengan jumlah nilai unit yang dimiliki peserta

ü  Manfaat jika terjadi resiko meninggal: jika peserta mengalami musibah pada periode ahad, maka ahli waris atau yang ditunjuk akan menerima manfaat takaful dan dana investasi

Analisis Penulis:

Berbeda dengan Fulnadi, Takaful Link Salam peserta tidak harus anak-anak, yaitu dari usia 30hari-65tahun. Cara bayar pada produk ini terbagi menjadi 2, yaitu dengan kontribusi dasar dan kontribusi top up. Cara ini sesuai dengan usia dan kebutuhan, karena produk ini lebih mengunggulkan investasi. Dalam produk ini juga menyediakan pilihan investasi yang sesuai dengan kemampuan dan keberanin bermain resiko nasabah. Manfaat yang diberikan juga sesuai dengan investasinya, karena sekali lagi bahwa produk ini lebih mengutamakan investasi.

Penulis sedikit kurang setuju dengan produk Takaful Link Salam ini. Alasan utamanya adalah produk yang lebih mengutamakan investasi ini akan menciderai hakikat asuransi syariah. Seperti yang sudah diketahui, bahwa asuransi syariah didirikan atau diciptakan sebagai sarana gotong-royong, tolong menolong dan saling peduli antar umat. Melalui asuransi inilah umat muslim bisa saling meringankan beban yang lainnya, dengan konsep yang kita kenal yaitu tabarru’. Jika kemudian produk ini lebih mengutamakan inventasi, berati esensi dari tabarru’ yang menjadi dasar asuransi syariah mengalami cidera. Penulis menafsir bahwa nasabah yang mengikuti produk ini akan memikirkan nominal atau keuntungan, dan mengesampingkan asas-asas gotong-royong.

Meskipun demikian, produk ini tidak menyalahi syariat Islam. Bisa dilihat pada alokasi investasi produk ini adalah efek pendapatan tetap syariah, saham syariah dan pasar uang syariah. Begitu juga dengan biaya pengelolaan investasi (fee) masih terhitung rendah pertahunnya.

 

  1. Takaful Link Salam Hospital Plan (Rider)

Ketentuan usia masuk dan cara bayar:

–          Usia masuk peserta: 6 bulan – 55 tahun

–          Usia maksimum perpanjangan 64 tahun

–          Besar tabarru’ hospital plan akan dipotong dari dana investasi setiap bulan

Ketentuan jaminan:

  1. Tidak ada masa tunggu untuk kecelakaan
  2. Masa tunggu berlaku untuk

–          30 hari untuk penyakit infeksius yang terjadi setelah menjadi peserta

–          1 tahun untuk penyakit khusus

–          1 tahun untuk pre existing condition

–          1 tahun untuk pengobatan kanker, gagal ginjal, operasi jantung dan haemodialisa

  1. Pemulihan jaminan, jika dalam waktu 90 hari masuk RS dengan diagnose sama atau yang berkorelasi dengan kejadian sebelumnya, maka besarnya maksimum manfaat perawatan akan diperhitungkan dengan perawatan di tawat inap sebelumnya.
  2. Penyakit khusus, penyakit yang di cover setelah 1 tahun kepesertaan yang terdiri dari 12 penyakit sebagai berikut: batu dalam saluran kencing (batu ginjal), radang kantung empedu (batu pada empedu), segala jenis tumor jinak, segala jenis hernia, wasir, tonsil yang memerlukan pembedahan, katarak, hipotensi dan penyakit kardiovaskuler lainnya, kerusakan lambung dan usu 12 jari, hypertrophy prostat, asthma, gout, diabetes, tuerkulosis, appendix.
  3. Pre existing condition, yaitu semua penyakit yang ada dalam jangka waktu dua tahun sebelum mulai asuransi baik dalam perawatan atau tidak, disadari atau tidak. Akan dicover setelah 1 tahun kepesertaan.
  4. Santunan pengobatan kanker, operasi jantung, gagal ginjal serta haemodialisa akan dicover selama 1 tahun kepesertaan.

Keunggulan:

  1. Manfaat perawatan RS dan pembedahan yang komprehensif
  2. Tidak ada batasan tahunan untuk frekuensi dan besar manfaat klaim
  3. Memberikan fasilitas pertolongan saat keadaan darurat
  4. Santunan biaya kanker, operasi jantung dan gagal ginjal
  5. Fasilitas cashless di RS provider
  6. Ada 400 RS provider di seluruh Indonesia
  7. Pilihan fasilitas kelas kamar

 

Analisis Penulis:

Produk ini merupakan salah satu produk asuransi jiwa yang menjamin kesehatan peserta. Produk ini bisa diikuti dewasa dan anak-anak, usia peserta mulai dari 6 bulan sampai 55 tahun. Periode pembayarannya sama dengan Takaful Link Salam. Dalam PT. Asuransi Takaful Keluarga (Sub-Representatif Office Boyolali), produk ini merupakan produk yang paling digemari dan banyak mendapat perhatian. Penulis menafsirkan hal ini dikarenakan manfaat dan keunggulan yang diberikan oleh produk ini sangat bagus, misalnya seperti pilihan fasilitas kelas kamar, benefit per perawatan dan santunan pertahun.

Produk ini juga merupakan salah satu representasi dari konsep tabarru’, dimana dana bantuan berasal dari dana cadangan resiko yang dibayarkan oleh masing-masing nasabah, keuntungan investasi dan dana hibah mandiri. Besar tabarru’ produk ini akan dipotong dari dana investasi setiap bulan. Cara seperti ini akan mempermudah dan memperjelas aliran dana. Sehingga tidak akan timbul kekawatiran atau kecurigaan atas dana bantuan yang diterima mengandung unsur yang tidak halal (riba).

Pada dasarnya, setiap orang pasti mempunyai resiko gangguan kesehatan. Mengingat hal tersebut, produk ini akan membantu meringankan penderita penyakit-penyakit kronis yang umum diderita masyarakat, misalnya kanker, gagal ginjal, operasi jantung dan haemodialisa. 400 RS provider yang tersebar diseluh Indonesia akan lebih mempermudah jangkauan peserta.

 

Kesimpulan Analisis:

Secara garis besar, ketiga produk dalam PT. Asuransi Takaful Keluarga (Sub-Representatif Office Boyolali) diaplikasikan sesuai dengan syariat Islam. Hanya saja penulis kurang begitu setuju untuk produk Takaful Link Salam. Alasan utamanya adalah produk Takaful Link Salam yang lebih mengutamakan investasi ini akan menciderai hakikat asuransi syariah.

Keberhasilan perkembangan asuransi syariah di Indonesia tidak bisa diukur hanya dengan melakukan analisis produk misalnya produk dalam PT. Asuransi Takaful Keluarga (Sub-Representatif Office Boyolali) saja. Namun juga melihat perkembangan secara menyeluruh diseluruh belahan bumi Indonesia. Tak lupa pula untuk memperhatikan isu-isu terkait asuransi syariah yang beredar di public. Mengingat asuransi syariah sendiri masih belum bisa sepenuhnya diterima masyarakat Indonesia. Artinya, di Indonesia, masih diperlukan usaha keras untuk perkembangan asuransi syariah di tengah rumitnya kondisi sosial masyarakat.


[1] Asuransi Umum Syariah dalam Praktik, Upaya Menghilangkan Gharar, Maisir, dan riba. Muhaimin Iqbal. Gema Insani. Hlm 2

[2] Bank dan Lembaga Keuangan Syariah, Deskripsi dan Ilustrasi, Heri Sudarsono, Ekonesia, Hlm 118-119

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s