Pasar saham, komoditas pasar, Nilai tukar pasar dan Stabilitas pasar keuangan

Keuangan Islam pada saat ini sudah berkembang pesat. Semakin pesatnya industri keuangan Islam maka semakin pesat pula pengaruh yang timbul kususnya dibidang resiko dan lindung nilai yang tidak mengimbangi pertumbuhan industri ekonomi Islam. Dalam hal ini, resiko merupakan tantangan yang terjadi dalam ekonomi Islam dan ekonomi konvensional. Semakin besar resiko yang muncul, maka dapat menghambat dan dapat memperburuk industri perekonomian.

Dalam perekonomian konvensional disediakan banyak alat bantu untuk mengelola resiko. Diantaranya alat bantu tersebut adalah Derivatif, yaitu memisahkan resiko dari aset yang mendasarinya. Disebutkan juga bahwa derivatif ini murni mengandung spekulasi. Hal ini membuat menejemen resiko dan penciptaan kekayaan bergerak dalam arah yang berbeda sehingga menghasilkan resiko yang lebih dan meningkatkan ketidakstabilan konsentrasi kekayaan. Namun, keuangan Islam muncul sebagai alternatif dalam memecahkan masalah-masalah ekonomi yang disebabkan oleh resiko yang berlebihan. Strategi efektif yang terintegrasi dan tertanam dalam kegiatan nyata secara otomatis akan dikendalikan oleh ekonomi riil. Kegiatan tersebut sebagai kekuatan pendorong bagi pertumbuhan industry perekonomian sehingga dapat menciptakan nilai dan meminimalkan resiko.

Beberapa dekade yang lalu terjadi krisis keuangan yang signifikan dibeberapa belahan dunia termasuk Asia Tenggara, Rusia dan Amerika Latin. Untuk menganalisis fenomena ini dapat dilihat pada:

  • Pasar Saham

Pasar saham mudah berkembang dengan sendirinya dari waktu ke waktu. Perkembagan pasar saham yang terus-menerus ini mengakibatkan ketidakstabilan pasar saham tersebut. Berikut ini adalah beberapa gambar yang menunjukkan ketidakstabilan pasar saham di ranah internasianal.

 

 

Gambar 1:  Volatilitas dari Down Jones Industrial Average

Indeks melebihi batas tertentu. Untuk menghitung volatilitas, adalah:

Ut = (hight-lowt)
                     closet

Asumsikan terjadi kesenjangan antara nilai-nilai tinggi dan rendah terhadap nilai penutupan indeks yang dimisalkan: U=rata-rata kesenjangan untuk periode tertentu, sehingga:

dt=1 jika Ut >U, 0 jika tidak
dan

Vn=

Kemudian Vn  mewakili jumlah yang kesenjangannya melebihi rata-rata sampel. Kita menggunakan V dengan memindahkannya, dimana n sama dengan 252 (jumlah hari perdagangan dalam tahun).

 

Gambar 2: Volatilitas dari S & P500

Contoh periode untuk indeks DJ adalah 1 Januari 1990-9 Desember 2005, sehingga bisa dicari kesenjangan U adalah 2,2%. Sebagaimana terlihat dari grafik pada Gambar 1, akhir tahun 1990 dan awal tahun 2000 ini menyaksikan volatilitas yang meningkat disbanding dengan awal tahun 1990. Rata-rata jumlah hari yang meningkat dari tahun 2000-2004 adalah 159 hari.

Sebagai perbandingan rata-rata untuk periode 1990-1994 adalah 38,6 hari. Artinya, jumlah hari yang meningkat adalah empat kali lipat selama periode. Namun votalitas menurun selama tahun 2005, tetapi kita tidak tahu pasti apakah ini merupakan trend atau perubahan sementara.

 

Gambar 3: Volatilitas FTSE 100

Gambar 3 menunjukkan volatilitas indeks FTSE100 perusahaan yang terdaftar di bursa efek London. Rata-rata jumlah hari yang menigkat selama 1990-1994 adlah 53,9, sedangkan untuk tahun 2000-2004 adalah 159 hari. Volatilitas juga menurun untuk tahun 2005. Data yang akan dating akan membantu menentukan kisaran pengurangan ini.

 

 

 

 

  • Komoditas Pasar

Jika pindak ke pasar komoditas, maka akan ditemukan sebuah kemiripan pola. Gambar ke-4 menunjukkan volatilitas  Down Jones Indeks Komoditas (DG-AIGCI). Indeks berjangka mewakili bergulir pada 19 komoditas.

 

Gambar 4: Volatilitas Indeks DJ Komoditas

           Gambar 4 menunjukkan jumlah hari yang perubahannya mutlak dengan harga harian disbanding dengan hari sebelumnya melebihi perubahan rata-rata sampel (0,57%). Jumlah tersebut merupakan jumlah hari untuk peningkatan tahun lalu (252 hari). Peningkatan volatilitas selama 15 tahun terakhir adalah substansial. Hal ini mungkin terpengaruh dengan perang Irak dan dampaknya pada harga minyak. Tetapi kenaikan volatilitas mulai jauh lebih awal dari itu, seperti yang ditunjukkan pada grafik. Hari rata-rata per tahun pada periode 1991-1994 adalah 57 hari. Untuk periode 2001-2004 adalah 123 hari.

 

  • Nilai Tukar Pasar

Kemudian disebutkan adanya nilai tukar pasar. Berikut ini adalah salah satu contoh adanya nilai tukar pasar.

 

Gambar 5: Volatilitas USD Indeks

Gambar 5 menunjukkan volatilitas nilai tukar dari sekumpulan mata uang terhadap Dolar AS, berdasarkan  indeks yang dikembangkan oleh New York Board of Trade (USDX,nybot.com). Indeks tersebut terdiri dari Euro (57,6%), Yen (13,6%), British Pound (11,9%), Canadian Dollar (9,1%), Krona Swedia (4,2%), dan Swiss Franc (3,6%).

Angka ini menunjukkan jumlah hari yang Tinggi Rendah berbeda dengan USDX sebagai presentase menutup yang melebihi rata-rata perbedaan periode (sekitar 0,73%). Jumlahnya 365 hari per tahun, sebagai pasar nilai tukar terbuka sepanjang waktu. Secara keseluruhan, USDX tidak stabil dari tahun 1997 dibandingkan dari sebelumnya. Peningkatan jumlah hari rata-rata per tahun pada tahun 1990-1994 adalah 106,5, sedangkan untuk periode 2000-2004 adalah 134, yang lebih dari 26% peningkatan volatilitas. Nilai tengah untuk dua periode  adalah 100,5 dan 138, masing-masing yang mewakili  sekitar 38% perbedaan.

Tabel berikut menyajikan hasil di atas.

 

Volatilitas Pasar Terpilih

1990-1994

2000-2004

  • Stabilitas Pasar Keuangan

Tabel 1 menunjukkan peningkatan yang luar biasa dalam volatilitas di masa lalu, yaitu sebanyak 225%. Pada awal 1996, Brenstein menghimbau bahwa volatilitas akan menunjukkan peningkatan dari pada penurunan. Asia krisis dan episode lain dari Sembilan puluh dibuat Paul Krugman (1999) menulis “Perekonomian dunia memiliki tempat yang jauh berdaya dari yang kita bayangkan”.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s